Summer menjelang lagi. Bukan masalah kepanasan. Orang Asia yang memang telah merasai panas sejak lahir memang tak janggal dengan kepanasan. Namun mata ini yang panas, sangat mencabar untuk dipelihara. Keluar saja rumah, aduh.
Panas sangat gamaknya sampai yang lelaki tak berbaju, yang perempuan sejarang, senipis dan sekurang mungkin. Bukan salah mereka. Agama mereka tidak mencegah itu. Tapi cabarannya balik pada kita.
Suka cuplik kata seorang sahabat dari Manchester, lebih kurang; “Kalau perempuan diberi sehari untuk menjadi lelaki, pasti perempuan akan tutup aurat mereka sebaik mungkin”. Haha.
Di bawah ada doa yang diajar seorang ustaz di Cardiff tatkala melihat mihnah di depan mata, moga kita boleh amal dan diberi kekuatan untuk menjaga seluruh pancaindera kita. Ameen.
اللهم اني أعو ذبك من فتنة النساء و عذب النار
(Allahumma inni a’uzubika min fitnatin nisaa’ wa ‘azabinnaar)
Ya Allah ya Tuhanku, aku berlindung dari fitnah perempuan dan azab api neraka
Selamat pulang bagi mereka yang pulang, selamat pulang jua kepada yang pulang terus ke tanah air. Selamat berjuang bagi yang tidak pulang. Yang tak pulang-pulang, tanah air telah memanggil.